Postingan

SEJARAH FATHU MAKKAH/PENAKLUKKAN KOTA MAKKAH (3)

Gambar
SEJARAH FATHU MAKKAH/PENAKLUKKAN KOTA MAKKAH (3) Ibnu Ishaq berkata, “Setelah orang-orang berkumpul di sekitarnya, nabi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalamsambil memegang kedua pengampu pintu Ka’bah menyampaikan khutbah untuk mereka, “Tiada Ilah kecuali Allah semata. Tidak terdapat sekutu bagi-Nya. Dialah (Allah) yang menepati janji-Nya, memenangkan hamba-Nya (Muhammad) dan mengungguli musuh-musuh sendirian. Sesungguhnya segala macam balas dendam, harta dan darah semuanya sedang di bawah kedua kakiku ini kecuali penjaga Ka’bah dan pemberi air minum untuk jamaah haji. Wahai kaum Quraisy! Sesungguhnya, Allah telah menarik keluar dari kalian keangkuhan jahiliyah dan memuliakan dengan keturunan. Semua orang berasal dari Adam dan Adam tersebut berasal dari tanah”.  Selanjutnya nabi Shallallahu Alaihi Wassalam bertanya: “Wahai kaum Quraisy! Berdasarkan keterangan dari pendapat kalian, perbuatan apakah yang berkeinginan kuambil terhadap kalian?” “Tentu yang baik ...

SEJARAH FATHU MAKKAH/PENAKLUKKAN KOTA MAKKAH(2)

Gambar
SEJARAH FATHU MAKKAH/PENAKLUKKAN KOTA MAKKAH (2) “Siapa saja yang menginjak rumah Abu Sufyan, maka ia aman, siapa saja yang memblokir pintu rumahnya, maka ia aman. Dan siapa saja yang menginjak Masjid al-Haram, maka ia aman”. Ya, itulah yang disebutkan Rasulullah untuk Abu Sufyan supaya disampaikan untuk orang-orang Quraisy Mekah yang bakal beliau masuki sejumlah saat lagi. Ini ialah cara Rasulullah menghindari perang antar saudara. Rasulullah berkeinginan menaklukkan Mekah dengan Ka’bahnya bukan sebab nafsu perang tetapi demi meluruskan kembali doktrin Ibrahim yang berabad-abad lamanya sudah diselewengkan. Setelah Abu Sufyan dan 2 kawannya yang diserahi memata-matai kaum Muslimin tertangkap, Rasulullah segera meneruskan perjalanan mengarah ke Mekah. Akan namun sebelum berangkat, beliau berpesan untuk Abbas bin Abdul Muthalib, paman yang disukai sekaligus kawan Abu Sufyan yang baru saja mendekap Islam, supaya menahan sahabatnya tersebut di mulut lembah yang akan dile...

SEJARAH FATHU MAKKAH / PENAKLUKKAN KOTA MAKKAH ( 1 )

Gambar
SEJARAH FATHU MAKKAH / PENAKLUKKAN KOTA MAKKAH ( 1 ) Dalam perjanjian Hudaibiyah dilafalkan bahwa masing-masing kabilah dan bani Arab mempunyai hak guna memilih untuk siapa mereka berpihak, untuk Rasulullah atau untuk bani Quraisy. Maka bani Khuza’ahpun memilih guna berdiri di pihak Rasulullah. Sementara bani Bakar memilih bani Quraisy sebagai pihak yang didukungnya. Suatu hari di tahun 8H (630 M), orang-orang bani Bakar yang memang memusuhi bani Khuza’ah meminta pertolongan Quraisy guna memerangi musuhnya itu. Tanpa beranggapan panjang Quraisypun mengirim bantuannya. Dengan teknik menyamar mereka berkomplot memblokade perkampungan bani Khuza’ah yang saat tersebut sedang istirahat nyenyak. Orang-orang bani Khuza’ah sama sekali tidak mengira bahwa malam itu mereka bakal diserang pada malam hari. Pada peristiwa nahas tersebut, 20 orang Khuza’ah terbunuh. Keesokan harinya, segera Amr bin Salim al-Khuza’ah bareng 40 orang dari bani Khuza’ah, dengan mengendarari kudanya...

Akhlak Mulia Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam

Gambar
Akhlak Mulia Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Mari anda baca dan renungkan bersama, semoga tidak sedikit hikmah yang dapat kita petik, sampai-sampai kita dapat meneladani beliau. ------------------------------------------------- Kalau pakaian beliau tercabik atau robek, Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam menambal dan menjahitnyanya sendiri tanpa perlu mengajak isterinya. Beliau pun memerah susu domba untuk kebutuhan keluarga maupun guna dijual. Setiap kali beliau kembali ke rumah, bila disaksikan tidak terdapat makanan yang telah masak guna dimakan, seraya tersenyum baginda menyingsing lengan bajunya untuk menolong istrinya di dapur. Sayyidatina ‘Aisyah rodliyallahu 'anhaa menceritakan: ”Kalau Nabi sedang di rumah, beliau selalu menolong urusan lokasi tinggal tangga. Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid, dan cepat-cepat kembali kembali sesudah berlalu sholat. Pernah Rasulullah kembali pada masa-masa pagi. Tentulah beliau...